Amalan yang mengusir ketentuan takdir

 

Takdir, sebagaimana terdapat dalam rukun iman, adalah segala perkara yang telah diketahui oleh NYA. Suratan yang telah ada tertulis dalam pena Al-qalam, mulai dari segalanya yang belum bernama hingga berakirnya kehidupan di dunia. Bagi umat Islam yang beriman tentu takdir adalah sebuah keniscayaan. Bahkan, tidak akan sempurna keimanan seseorang muslim jika tidak percaya pada apa yang telah disuratinya.

Selain mempercayainya, setiap insan hanya bisa menunggu setiap gilirannya. Kapan, dimana, dan apa yang akan ditimpakan kepadanya. Hanya kebesaran hati yang bisa melewatinya. Lalu, bagaimana kita manusia bisa merubah yang sudah final oleh Allah SWT itu? Tiada lain adalah belas kasih Allah itu sendiri. Tiada lain adalah ridha Allah itu sendiri.

Lantas, apa yang mesti dilakukan oleh manusia untuk mendapatkan ridha, belas kasih Allah SWT Tuhan Semesta alam? Tiada lain adalah amalan-amalan. Hanya amalan lah yang mampu merubah apa yang sudah ditakdirkan oleh pemilik sekalian alam ini. Diantara amalan itu adalah:

  1. Do’a

“Tidak ada yang dapat menolak takdir (ketentuan) Allah selain doa. Dan tidak ada pula yang dapa menambah (memperpanjang) umur seseorang selain (perbuatan) baik.” Begitu hadis nabi Muhammad SAW mengenai amalan doa. Hadis tersebut diriwayatkan oleh Tirmidzi mengandung arti bahwa doa yang diucapkan dengan keyakinan sepenuh hati diharapkan dapat menembus arsy, hingga Allah SWT berkenan mengabulkan apa yang dipanjatkan oleh makhluknya.

  1. Bersedekah

Bersedekah, memberikan harta benda di jalan Allah. Merupakan satu amalan lain yang paling disenangi oleh Allah SWT. Selain dapat memperbanyak harta yang berkah, sedekah juga dapat menggugurkan takdir Allah SWT. “Sesungguhnya, sedekah dan silaturrahmi dapat menambah umur dan menolak ketentuan buruk yang tudaj disukai dan ingin dijauhi.” (HR Tirmidzi).

 


 

Leave a Reply