Asal Mula Harta Karun

Asal Mula Harta Karun

Kita sering mendengar orang-orang  menyebut harta karun, kita juga sering mendengar bila seseorang yang menemukan harta berupa emas, atau benda berharga lainnya dari masa lalu, orang-orang akan memberi sebutan bahwa barang tersebut adalah harta karun

Kata karun diambil dari nama Qarun. Ialah seorang yang dikisahkan hidup pada zaman nabi Musa as. Allah yang maha pengasih lagi maha penyayang, memberikan kepada Qarun harta yang sangat berlimpah. Sangkin banyaknya harta Qorun, diperlukan peti-peti, serta tempat-tempat yang sangat besar untuk menyimpanya. Satu peti penyimpanan harat Qarun harus diangkat beramai-ramai karena bobotny a yang berat.

Harta Qarun yang banyak tersebut kalau digunakan untuk kebaikan di jalan Allah sungguhlah sangat bermanfaat banyak bagi kehidupan. Namun sayang, sungguh sayang. Harta yang banyak tersebut digunakan oleh Qarun untuk kesesatan, kezaliman, permusuhan sehingga membuatnya sombong. Qorun juga terkenal akan tamak dan pelit terhadap hartanya.

Kekayaan Qarun inilah yang menyebabkan dirinya buta lagi tuli terhadap nasihat-nasihat orang yang beriman pada masa itu. Banyak dari orang-orang beriman memberikan saran pada Qarun agar mensedekahkan sebagian hartanya di jalan Allah. Qarun tak pernah peduli dengan nasihat tersebut, malah Qarun berkata “sesungguhnya harta bendaku ini adalah imbalan dari sang pencipta, yang diberikan kepadaku, karena kepintaran yang aku miliki”.

Sesungghunya kesombongan dan kekufuran itu benar membawa kesengsaraan. Allah yang maha berkehendak, menurunkan azab kepada Qarun. Maka pada saat itu bumi terbelah, merubuhkan rumah dan mebenamkan segala harta Qarun yang maha banyak ke dalam tanah. Bersama harta benda itu pula Qarun dan orang-orang yang mengagumi harta Qarun turut dibenamkan ke dalam bumi.

Allah SWT berfirman yang artinya : “Maka kami benamkan Qarun beserta rumahnya kedalam bumi. Maka tidak ada bagian satu golongan pun menolongnya dari Azab Allah SWT dan tiadalah ia termasuk orang-orang (yang dapat) membela (dirinya).” (QS.Al-Qashash : 81)

Menyimak kisah Qarun, bertharta namun tak mau mensedekahkan hartanya di jalan Allah. Sesunggguhnya seluruh harta benda di bumi hanya milik Allah SWT. Tak seujung kukupun kita sebagai manusia patut untuk sombong terhadap apa yang kita miliki. Qarun, hartawan yang sombong lagi pelit terhadap hartanya dibenamkan oleh Allah ke dalam bumi, harta Qarun yang akhirnya kita sebut harta karun.

Leave a Comment