Bapak Dunia Kedokteran

Bapak Dunia Kedokteran

Lahir di Asfshana, yang merupakan suatu tempat di dekat Bukhara. Orang tuanya merupakan pegawai pemerintahan pada Dinasti Saman. Pada umur 10 tahun ia telah banyak mempelajri ilmu tentang agama, serta menghafal Al-Quran. Dengan ketajaman otak pemberian Allah ia banyak belajar tentang filsafat serta cabang-cabang ilmunya, ia adalah Ibnu Sina.

Belajar ilmu kedokteran kepada Isa bin Yahya. Dan di usianya yang belum genap 16 ilmu kedokterannya sudah banyak dikenal oleh halayak banyak. Banyak dari orang-orang yang belajar kepadanya karena ia tidak hanya mengajarkan teori, melainkan praktik-praktik dalam dunia kedokteran.

Ibnu Sina dikenal sebagai ilmuan yang jauh melampaui zamannya, contohnya saja tentang teori penularan TBC. Teorinya baru bisa diterima pada 1960 setelah ditemukannya mikroskop. Ia jugalah yang menemukan manfaat etanol sebagai pembunuh migkroorganisme yang ampuh, setiap kali ia akan mengobati pasien atau meracik obat, Ibnu Sina selalu mencuci tangannya dengan khamr atau alkohol.

Pada era kedokteran modern ini, ditemukan hubungan antara pikiran dan kondisi fisik manusianya. Penemuan dunia modern ini menemukan bahwa jika seorang pasien diberikan obat yang tidak ada hubungannya dengan penyakit yang dideritanya, tapi pasien diberi tahu bahwa obat itu manjur, dan ia mempecayainya. Maka pasien bisa sembuh dari penyakit yang dideritanya tersebut. Padahal, seribu tahun yang lalu, Ibnu Sina selalu mengatakan kepada muridnya untuk tidak mengatakan kepada pasien bahwa “penyakitnya tidak bisa disembuhkan”. Hal ini guna memberikan sugesti kepada pasien, bahwa sang pasien bisa sembuh dari penyakitnya.

Ialah Ibnu Sina, dengan kesungguhannya belajar yang menjadikannya ahli di bidang kedokteran, ialah Ibnu Sina yang lahir pada 980 M dan teori-teorinya masih banyak digunakan hingga saat ini. Ialah Ibnu Sina, yang di dunia barat dikenal dengan nama Avicenna. Ialah father of doctor.

Leave a Comment