Ibadah umrah dan hal-hal lucu di baliknya.

Kita tahu, umrah merupakan salah satu kegiatan ibadah dalam agama Islam. Ada yang menyebut bahwa umrah itu adalah semacam haji kecil. Dimana, secara teknis, umrah berarti juga melaksanakan Tawaf di Ka’bah, Sa’i antara Shofa dan Marwa, tentunya lengkap dengan tata cara tertentu.

Sebagaimana sebuah ibadah, begitu juga umrah, tentu pengerjaannya harus dengan khidmat, serta khusuk. Yang menyangkut dengan spiritual, tentu kita harus berkonsentrasi pada kekhusukan. Adapula terkadang, kekhusukannya itu membuat kita tegang, bahkan secara tidak sadar bisa saja lupa dengan apa saja rukun-rukun dan syarat-syarat yang telah dilakukan. Konyolnya pula, dalam pada itu, ada saja orang yang memperhatikannya. Tentu bagi orang lain ketegangan kita yang membawa kesalahan itu bisa jadi menjadi bahan lucu-lucuan dan tertawaan.

Berikut, sebuah cerita tentang kekonyolan itu. Sahdan, seseorang dengan khusuknya sedang mengerjakan Sa’i. Begitu tafakurnya ia dalam lari-lari kecilnya. Akan tetapi, dalam kehusukannya itu, tiba-tiba temannya menegurnya. “Hei, bukankah Sa’i itu hanya sebanyak 7 kali?”. Ia menyadari telah keliru. Tanpa berfikir lama, ia pun segera berlari mundur. Tentu dengan harapan Sa’i yang dilakukannya sebanyak 8 kali itu bisa dikurangi satu, hingga menjadi 7.

Leave a Reply