Ikan Nun Menelan Yunus

Ikan Nun Menelan Yunus

Nabi Yunus meninggalkan kaumnya karena ia telah kehabisan cara untuk memperingati
serta memberikan pengajaran tentang ke-esaan Allah kepada kaumnya. Nabi Yunus
menumpang sebuah kapal, ditengah pelayaran terjadi badai yang sangat dahsyat sehingga
harus mengurangi beban kapal, hingga akhirnya harus ada diantara penumpang kapal yang
harus dibuang kelaut untuk mengurangi beban.

Ketika melakukan undian mengenai siapa yang akan dibuang kelaut, Nabi Yunus
secara berturut-turut mendapat undian orang yang harus dibuang ke laut. Sadar bahwa itu
merupakan kehendak Allah, Nabi Yunus langsung melompat ke laut, Allah mengutus ikan
Nun (paus) untuk menelan Nabi Yunus. Berada dalam perut paus, Nabi Yunus bertobat, dan
meminta pertolongan kepada Allah SWT. Ia terus bertasbih mengingat Allah selama 40 hari
dalam perut paus.

Sesungguhnya Allah itu maha pengasih lagi maha penyayang, dengan kuasa Allah
akhirnya Nabi Yunus di damparkan di tepi pantai. Tubuh Nabi Yunus sangat kurus ketika
keluar dari perut paus, Allah menumbuhkan pohon Labu, sehingga Nabi Yunus dapat
memakan buahnya untuk memperoleh enegri. Setelahnya Allah memerintahkan Nabi Yunus
kembali ke kaum yang telah ia tinggalkan, yaitu kaum Ninawa.

Sesungguhnya Yunus benar-benar salah seorang rasul, (ingatlah) ketika ia lari, ke
kapal yang penuh muatan kemudian ia ikut berundi lalu dia termasuk orang-orang yang
kalah untuk undian Maka ia ditelan oleh ikan yang besar dalam keadaan tercela. Maka kalau
sekiranya dia tidak termasuk orang-orang yang banyak mengingat Allah, niscaya ia akan
tetap tinggal di perut ikan itu sampai hari berbangkit. Kemudian Kami lemparkan dia ke
daerah yang tandus, sedang ia dalam keadaan sakit. Dan Kami tumbuhkan untuk dia
sebatang pohon dari jenis labu.Dan Kami utus dia kepada seratus ribu orang atau lebih.Lalu
mereka beriman, karena itu Kami anugerahkan kenikmatan hidup kepada mereka hingga
waktu yang tertentu.” (QS.Ash- Shaaffaat:139-148)

Leave a Comment