Islam, Negeri Myanmar

Islam, Negeri Myanmar

Myanmar, menjadi negara Asia Tenggara yang di wilayah timurnya berbatasan dengan wilayah China, Laos dan Thailand. Myanmar berpenduduk lebih dari 50 juta orang, 15% dari jumlah tersebut merupakan muslim, dan kebanyakan muslim tersebut adalah orang Arakan. Lebih dari 140 suku terdapat di Myanmar, yang merupakan bekas jajahan kolonial Ingris.

Sejarawan mencatat bahwa Islam tiba di Myanmar, khususnya Arakan bertepatan dengan Daulah Abbasiyah yang dipimpin oKhalifah Harun al-Rasyid.  Pembawa Islam datang ke Myanmar dengan jalan damai, yaitu melalui perdagangan.

Penduduk Arakan yang menerima cara pedagang menjelaskan tentang Islam mulai tertarik, dan akhirnya banyak dari mereka yang memeluk Islam. Islam terus berkembang pada masa kjayaannya berdiri sebuah kerajaan Islam, berdiri selama 3,5 abad pada rentang waktu 1420-1784 M, kerajaan ini dipimpin oleh 48 raja. Peninggalan yang masih dapat kita saksikan pada saat ini ialah mesjid-mesjid dan madrasah. Mesjid paling terkenal di daerah Arakan ialah Mesjid Badr dan Mesjid Sindi Khan dibangun sekitar tahun 1430 M.

Wilayah Arakan diserang oleh raja Budha dari suku Birma pada 1784, raja kemudian mengabungkan wilayah Arakan dengan wilayah mereka guna menghentikan laju pertumbuhan Islam. Banyak mesjid dan madrasah kemudian dihancurkan oleh mereka, dan kejadian ini berlangsung selama 40 tahun lamanya. Hal ini menjadi derita awal kesengsaraan umat Islam di Myanmar.

Leave a Comment