Keutamaan Tadarus Al-Quran di Bulan Ramadhan

1. Pahala Berlipat Ganda

Pahala mengaji di bulan Ramadhan berlipat ganda dari pahala ketika dilakukan di bulan lain dan pahala tersebut dihitung oleh Allah SWT dari hurufnya, bukan jumlah surat yang dibaca. Jika di bulan lain mendapat pahala per hurufnya ialah 10 kebaikan, di bulan Ramadhan bisa berlipat hingga 700 kali sesuai dengan niat dan usahanya “Semua amalan anak adam akan dilipatgandakan untuk menjaga hati dalam islam agar ikhlas dan tenang (balasannya), satu kebaikan akan dibalas dengan 10 sampai 700 kali lipat.” Allah Swt. berfirman: “Kecuali puasa, sesungguhnya itu untuk-Ku, dan Aku yang langsung membalasnya. Hamba-Ku telah meninggalkan syahwat dan makanannya karena Aku.” (HR. Muslim)

2. Wujud Menegakkan Bulan Ramadan.

Bulan Ramadhan menjadi hidup ketika ada orang yang bertadarus tau senantiasa membaca Al-quran, suasana menjadi damai dan penuh dengan sahut menyahut bacaan Al Qur’an, tentu akan memberikan pahala yang luar biasa karena memberikan rasa tenang di hati banyak orang serta menjadi jalan untuk mencari ketenangan dalam islam sesuai dalil Al Qur’an.

3. Pahala Lebih Banyak .

“Barang siapa yang membaca satu huruf dalam kitab Allah, maka baginya satu kebaikan, dan setiap kebaikan dibalas dengan sepuluh kebaikan. Saya tidak mengatakan alif lam mim itu satu huruf, tetapi alif satu huruf, lam satu huruf, dan mim satu huruf.” (HR. Tirmidzi). Jelas bahwa membaca Al Qur’an di bulan Ramadhan akan mendapatkan pahala berlipat dari jumlah pahala yang terdapat di hadist tersebut. sungguh luar biasa dan menjadi alasan pentingnya akhlak mulia dalam islam dimana kemauan untuk mengaji tentu dilakukan oleh orang yang berakhlak mulia.

4. Dijauhkan dari Sikap Lalai.

Sebuah ungkapan Imam Ja’far Shadiq sebagaimana yang telah diriwayatkan oleh Syekh Taqi ad Din Ibrrahim bin Ali bin Hasan bin Muhammad bin Shahih al Amili al Kaf’ami, memberi pemahaman mengenai pahala mengaji di bulan Ramadhan berdasarkan hadist, pahalanya ialah, “Orang yang membaca 10 ayat al-Qur’an dalam satu malam, tidak akan tercatat di antara orang-orang yang lalai”.

5. Dihitung Sebagai Pahala Dzikir.

Orang yang membaca 50 ayat al-Qur’an, akan tercatat di antara orang-orang yang berdzikir mengingat Allah. (Imam Ja’far Shadiq sebagaimana diriwayatkan oleh Syekh Taqi ad Din Ibrrahim bin Ali bin Hasan bin Muhammad bin Shahih al Amili al Kaf’ami).

Sungguh luar biasa, orang yang mengaji di bulan Ramadhan mendapat keistimewaan pahala seperti selalu mengingat Allah sebagaimana pahala berdzikir di bulan Ramadhan.

Leave a Reply