Kiswah; kain selimut Ka’bah

Ketika kita melihat Ka’bah, maka kita akan melihat sebuah kain yang membungkusnya, yaitu sebuah kain besar berwarna hitam dengan tulisan-tulisan kaligrafi di sepanjang permukaannya.

Ya, kain itu disebut kiswah, yang dalam bahasa Arab berarti selubung. Yaitu kain yang menutup semua permukaan Ka’bah, dengan tujuan tidak lain tidak bukan untuk melindungi Ka’bah dari macam kotoran, serta agar supaya Ka’bah tidak cepat rusak.

Sebagai pelindung Ka’bah, tentunya kiswah memiliki sebuah keistimewaan. Nilainya yang tinggi tentu dibuat tidak dengan asal-asalan. Kain yang luasnya mencapai 658 meter persegi dan dibuat dari total 670 kg kain sutera serta 150 kg benang emas. Proses pembuatannya tidak sekaligus satu bagian melainkan dibagi-bagi ke dalam 47 bagian. Tiap bagiannya masing-masing memiliki panjang 47 meter serta lebar 101 meter.

Dulu, kain ini, semua kaligrafi di permukaannya dikerjakan secara manual menggunakan tangan para pengrajin. Namun, kini supaya proses pengerjaannya makin efisien, penjahitan ayat-ayat suci Al Quran dilakukan menggunakan bantuan komputer.

Konon, pembuatan satu buah kain kiswah ini menghabiskan dana pembuatan hingga 17 juta riyal atau kira-kira 43 miliar rupiah. Agaknya, karena mahalnya biaya pembuatannya inilah barangkali pemerintah Arab Saudi membuat sebuah pabrik kiswah di kota Mekkah. Sebuah tempat dengan luas 10 hektar dan berisi total 240 orang pengrajin.

Di dalam pabrik inilah kain kiswah dibuat secara massal mulai dari tahap perencanaan, pembuatan prototipe gambar kaligrafi, pencucian emas dan perak murni sebanyak berkilo-kilogram hingga pemintalan kaligrafi serta penjahitan.

Kain ini, diseiap tahunnya selalu diganti. Kiswah yang lama akan diangkat lalu dipotong-potong ke dalam beberapa bagian kecil. Pada masa Umar bin Khattab, potongan kain kiswah akan diberikan pada para jamaah untuk melindungi mereka dari panasnya suhu di kota Mekkah. Tetapi hari ini, potongan-potongan itu dihadiahkan pada kalangan tertentu, misalnya pejabat Muslim asing yang tengah berkunjung ke Arab Saudi.

Leave a Reply