Kita Dalam Kubur

Manusia hidup sesungguhnya menunggu kematian. Menjelangkematian itu datang tentulah manusia mempersiapkan dirinya terlebih dahulu. Sesungguhnya yang harus disiapkan bukan harta yang berlimpah ruah, bukan jabatan yang tinggi, melainkan amalan-amalan yang nanti akan menemani kita di alam kubur.

Seorang muslim meyakini jikalau mati kelak, apabila kita melakukan perintah Allah dan menjauhi larangannya maka dalam kubur kita seolah hanya tertidur menunggu datangnya kiamat, sebaliknya apabila kita tidak mau menjalankan perintahnya, menjalankan seluruh larangannya maka azab kubur yang pedih yang kita peroleh.

Rasulullah bersabda:  “Apabila seseorang telah mati akan diperlihatkan kepadanya tempat tinggalnya pada pagi dan sore.  Jika dia termasuk penghuni surga maka diperlihatkan tempatnya di surga.  Dan jika dia penghuni neraka maka diperlihatkan tempatnya di neraka.  Kemudian dikatakan kepadanya, “Inilah tempatmu yang akan engkau tempati pada hari kiamat.”  (HR.  Muslim, Ahmad, Malik).

Azab kubur yang mengerikan ini akan diperlihatkan di pagi dan sore hari, dimana pintu neraka dibuka untuknya hingga hawa panas yang tak terkira dirasakan sebagai salah satu siksa kubur yang sangat pedih.

Azab bagi hamba yang durhaka kepada Tuhannya adalah dengan disempitkannya liang kubur hingga meremukkan tulang belulangnya.  Rasulullah bersabda:

“Gelarkanlah untuknya alas tidur dari api neraka, dan bukakanlah untuknya sebuah pintu ke neraka. Maka panas dan uap panasnya mengenainya. Lalu disempitkan kuburnya sampai tulang-tulang rusuknya berimpitan. Kemudian datanglah kepadanya seseorang yang jelek wajahnya, jelek pakaiannya, dan busuk baunya. Dia berkata: ‘Bergembiralah engkau dengan perkara yang akan menyiksamu. Inilah hari yang dahulu engkau dijanjikan dengannya (di dunia).’ Maka dia bertanya: ‘Siapakah engkau? Wajahmu adalah wajah yang datang dengan kejelekan.’ Dia menjawab: ‘Aku adalah amalanmu yang jelek.’ Maka dia berkata: ‘Wahai Rabbku, jangan engkau datangkan hari kiamat’.” (HR. Ahmad, An-Nasa’i, Ibnu Majah dan Al-Hakim)

Leave a Reply