Makan Sahur ; Sesuai Anjuran Rasulullah SAW

Anjuran sahur sanat dianjurkan oleh Nabi Muhammad SAW. Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan dari Anas bin Malik mengatakan, “Sahurlah karena di sana terdapat keberkahan,” (HR Bukhari: 1923).

Mengenai waktu yang tepat untuk sahur, nabi Muhammad menganjurkan untuk mengakhirkan waktu sahur. Anjurannya tersebut tertulis dalam banyak hadits, “Umatku berada dalam kebaikan selama menyegerakan berbuka dan mengakhirkan sahur,” (HR Ahmad)

Menurut Abu Bakar Al-Kalabazi dalam kitabnya Bahrul Fawaid disebutkan bahwa Rosulullah SAW pernah ditanya malam apa yang paling didengar doa.

Kemudian Rosulullah SAW menjawab ‘sepertiga terakhir malam’. Dalam hadits lain, Nabi Muhammad SAW berkata bahwa mengakhirkan sahur adalah bagian dari fitrah. Itulah yang dimaksud dari mengakhirkan waktu sahur.

Karena pada waktu itu doa, ampunan dan hajat dikabulkan oleh Allah SWT. Dari itu, melakukan sahur dianjurkan mulai dari tengah malam hingga terbit fajar. Sementara waktu yang paling utama adalah ketika mendekati waktu subuh.

Seperti yang pernah disebutkan oleh Nabi Muhammad SAW dalam hadits riwayat Ibnu Majah bahwa jarak antara selesai makan dengan sholat shubuh kisaran membawa 50 ayat.

Waktu tersebut merupakan yang utama agar sahur tidak terburu-buru dan juga berdekatan dengan waktu shubuh sehingga dapat segera melaksanakan sholat shubuh setelah adzan berkumandang.

Leave a Reply