Memaknai pengorbanan Mush’ab bin Umair sang duta Islam pertama

Agaknya, tidak ada peristiwa yang mengharukan bagi Nabi Muhammad SAW dalam berbagai peperangan yang dijalaninya, selain perang Uhud. Di perang inilah, Mush’ab bin Umair, orang yang dipercaya oleh Nabi sebagai duta Islam yang pertama, gugur dengan begitu gagahnya.

Dikisahkan, dengan begitu tangkasnya, Mush’ab menggenggam bendera Islam hampir dalam setiap perang. Dengan gagahnya pula, ia melaju dengan bendera di tangan sebelah kanan, dan pedang di tangan sebelah kiri. Lalu, tentara lawan yang melihat kibaran bendera itu, langsung memacu kudanya menuju Mush’ab. Dengan ganasnya, orang itu menyerang Mush’ab, ditebasnyalah tangan kanan Mush’ab. Dengan sigap, Mush’ab mengambil bendera yang hampir jatuh tersebut dengan tangan kirinya.

Melihat bendera Islam masih berkibar, tentara lawan tersebut kembali menyerang Mush’ab. Tentara itu menebas lagi sebelah tangannya yang tersisa. Tak ingin bendera yang dibawanya jatuh, Mush’ab mendekap dengan kedua lengannya yang sudah buntung. Akhirnya, anak panah jualah yang merobohkan tubuhnya. Mush’ab sang duta Islam gugur seketika itu jua. Gugur dengan gagah. Pada jenazahnya, Nabi menangis sejadinya.

Zaman perang telah lama usai, lalu, bagaimana hendaknya kini kita memaknai pengorbanan dan semangat juang Mush’ab bin Umair ini?

Leave a Reply