Mengenal Karakter Generasi Z

Generasi pascamilenial menjadi kelompok manusia termuda di bumi saat ini. Kelompok ini lahir dalam rentang waktu 1996 sampai 2010. Kelompok ini lebih dikenal sebagai generasi Z, yang pada 2010 saja jumlahnya di Indonesia lebih dari 68 juta jiwa.

Generasi Z sangat identik dengan perangkat, aplikasi dan segala macam media sosial. Dan banyak pula akhirnya dari mereka yang sangat ketergantungan dengan media sosial. Hal ini terkadang menjadi olok-olok generasi-generasi sebelummnya yang memandang negatif banyak hal tentang generasi Z.

Berbeda dari Generasi sebelumnya, generasi Z sesungguhnya sangat terbuka dalam berbagi pendapat. Pada laporan IBM tentang perilaku konsumen, sebanyak 42% Generasi Z berpartisipasi dalam tinjauan produk. Dalam hal ini dapat disimpulkan bahwa mereka suka berpartisipasi dalam bertukar pendapat mengenai produk dan pengembangannya. Generasi Z sangat terbuka dengan kemajuan digital di era.

Majunya era digital membuat mereka menjadi generasi yang canggih dan serba cepat. Hal ini pula yang membuat mereka terbentuk menjadi generasi yang multitasking. Mereka terbiasa melakukan berbagai kegiatan dalam waktu yang sama, misalnya menonton sambil makan dan mengerjakan tugas. Dengan melakukan pekerjaan yang bersamaan, maka mereka akan lebih cepat menyelesaikan ketiga pekerjaan tersebut. Hal ini pula yang membuat mereka suka belajar sambil berkegiatan.

Dalam tingkat percaya diri generasi Z cenderung memiliki rasa percaya diri  tinggi dari pada generasi sebelumnya. Mereka juga memilike sikap optimis pada banyak hal. Mental positif yang seperti ini memang hal yang utama dalam hidup, yaitu bisa melihat permasalahan dari segi positif.

Tak hanya memiliki kepercayaan diri yang tinggi, anak-anak yang lahir di era ini juga menyukai hal yang detail. Generasi Z termasuk generasi yang cenderung kritis dalam berpikir dan detail mencermati suatu permasalahan.

Leave a Reply