Nasi Kebuli : Masakan Arab, Lidah Nusantara

Nasi Kebuli : Masakan Arab, Lidah Nusantara

Hubungan bangsa Arab dan Indonesia telah terjadi berabad-abad silam. Kalau kita mau
mengusutnya lebih jauh, malah hubungan ini telah terjalin jauh sebelum bangsa Portugis,
Belanda, bahkan Jepang masuk ke daratan Indonesia.

Para pedagang inilah yang menyebabkan terjadinya hubungan antara Arab dan
Indonesia. Pedagang Arab datang ke Indonesia tentu saja tujuan utamanya untuk berdagang,
banyak pula dari para pedagang yang datang akhirnya lebih memilih untuk menetap di
Indonseia dari pada kembali ke kampung halamannya. Mereka yang tinggal inilah yang
akhirnya menyebarkan Islam, memperkenalkan budaya, tak lupa juga kuliner mereka. Nasi
Kebuli salah satunya.

Menurut cerita, nasi kebuli tercipta oleh tokoh agama yang berasal dari Yaman yang
bertujuan menyebarkan agama Islam di India. India juga merupakan salah satu negara yang
menjadikan beras sebagai makanan pokok mereka. Dari sinilah, tokoh agama membuat
makanan dengan rempah-rempah khas timur tengah dengan beras sebagai objeknya, tak lupa
pula mereka menambahkan daging kambing, sehingga tercipta makanan dengan aroma lezat.

Dari India, mereka memperluas daerah penyebaran agama Islam hingga masuk ke
Indonesia. Indeonesia yang sejatinya menjadi surganya rempah-rempah, sehingga
dikemudian hari, banyak rempah-rempah Indonesia yang digunakan untuk memasak nasi ini.

Di Indonesia nasi ini juga dipadankan dengan daging ayam dan daging sapi, sehingga tercipta
varian baru tanpa menghilankan cita rasa asli dari masakan ini. Di Indonesia, nasi kebuli juga
terhidang dengan sambal khas lidah orang Indonesia.

Di beberapa negara ada juga masakan yang mirip dengan nasi kebuli, antara lain nasi
mandhi, nasi kabsah, nasi briyani, nasi bukhori. Masakan ini tidak lah terlalu sulit untuk
membuatnya, tinggal buka smarthphone, lalu cari resepnya di aplikasi pencarian, ikuti segala
petunjuk cara pembuata. Nah, selamat mencoba.

Leave a Comment