Rasulullah Satukan Umat

Rasulullah Satukan Umat

Nabi Muhammad, sebagai nabi terakhir memiliki peran besar dalam membangun persatuan umat. Ada tawaran yang sekiranya dapat kita adopsi guna menjadi solusi persatuan umat. Sehingga kita tidak mudah dipecah belah dikemudian hari.

Nabi Muhammad SAW pergi ke Madinah lantas menandatangani perjanjian antar kelompok. Kemudian perjanjian ini bisa menjadi bukti nyata persatuan Islam kala itu. Perjanjian ntara Nabi Muhammad dan kabilah-kabilah Madinah (Yastrib pada saat itu) dinilai menjadi salaj satu perjanjian penting. Dan juga perjanjian tersebut dianggap menjadi undang-undang tertulis pertama bagi sebagian orang.

Salah satu pidato nabi setelah menaklukan Mekkah di Masjidil Haram menyiarkan betapa pentingnya solidaritas antar umat muslim. “Setiap Muslim adalah saudara muslim yang lain. Kaum muslim adalah satu tangan yang berada di atas tangan yang lain”. Hal ini kemudian yang harus kita ingat dalam diri kita, sehingga kita sesama muslim tidak mudah untuk dipecah.

Nabi Muhammad juga melakukan hal yang penting dalam menjaga kesatuan agama. Nabi mengambil langkah dengan cara mempersaudarakan tiap satu orang Muhajirin dengan satu orang Anshar.

Hal-hal demikian menjadikan “kelompok” yang dibangun Nabi Muhammad memiliki ikatan persaudaraan, tentu saja persaudaraan berasaskan tauhid. Dengan menjadikan kaum muslim menjadi bersaudara, tentulah tidak akan ada kaum muslim yang menyakiti muslim lain. Karena tidaklah ada saudara yang hendak menyakiti saudaranya sendiri.

Leave a Comment