Sang Pembunuh Dajjal

Sang Pembunuh Dajjal

Umat Islam percaya bahwa Nabi Isa tidaklah dibunuh dengan cara disalib. Nabi Isa
diangkat Allah. Sedangkan orang yang disalib merupakan murid Nabi Isa, yang wajahnya
dimiripkan Allah dengan Nabi Isa.

“Sesungguhnya kami telah membunuh Al Masih, Isa putra Maryam, Rasul Allah”,
padahal mereka tidak membunuhnya dan tidak (pula) menyalibnya, tetapi (yang mereka
bunuh ialah) orang yang diserupakan dengan Isa bagi mereka. Sesungguhnya orang-orang
yang berselisih paham tentang (pembunuhan) Isa, benar-benar dalam keragu-raguan tentang
yang dibunuh itu. Mereka tidak mempunyai keyakinan tentang siapa yang dibunuh itu,
kecuali mengikuti persangkaan belaka, mereka tidak (pula) yakin bahwa yang mereka bunuh
itu adalah Isa. (QS. an-Nisa: 157)

Nabi Isa tidaklah dibunuh dan disalib sebagaimana persangkaan orang-orang Yahudi
dan Nasrani. Namun, Nabi Isa diangkat oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala. Sedangkan orang
yang disalib saat itu adalah laki-laki yang diserupakan dengan Nabi Isa.

Dikisahkan Nabi Isa diturunkan kembali menjelang kiamat, di menara putih Damaskus.
Hadis shahih Muslim menyebutkan Isa turun sambil kedua tangannya memegang bahu dua
malaikat yang mendampinginya.

Tarikan nafas Nabi Isa dapat didengar dan dirasakan oleh pengikut Dajjal yang
terkutuk. Isa datang untuk menegakkan kembali kebenaran, menghentikan jizyah. Nabi Isa
akan mencari Dajjal, setelah bertemu Dajjal, Nabi Isa langsung membunuh Dajjal digerbang
Lud. Setelahnya ia menemui kaum beriman yang senan tiasa dilindungi Allah, dan
menceritakan kepada mereka tentang kemuliaan mereka dihadapan Allah.

Leave a Comment