Sembarangan Konsumsi Penambah Darah Merusak DNA

Penelitian National Heart and Lung Institute menemukan bahwa penambah darah yang dikonsumsi oleh banyak orang tanpa resep dari dokter dapat saja merusak tubuh dalam waktu 10 menit.

Pengujian kali ini mencoba dosis tinggi obat penambah darah pada sel endonel, yang menghubungkan arteri dan vena. Setelah sepuluh menit hasilnya menemukan tanda-tanda kerusakan DNA pada dinding pembuluh arteri dan vena manusia.

Menurut para ahli, reaksi semacam ini terjadi pada obat penambah darah dalam bentuk suplemen zat besi. Dari pengujian ini juga ditemukan bahwa sensitifitas terjadi pada sel endotel terhadap zat besi dalam jumlah yang berlebih. Jumlah yang berlebih ini menjadi pemicu utama kerusakan sel, bahkan dalam waktu 10 menit saja.

Sel tubuh manusia pada dasarnya memperbaiki dirinya secara otomatis ketika mengalami kerusakan. Namun, ketika kita menambahkan zat besi, tubuh manusia akan bekerja jauh lebih keras dari biasanya sehingga terpiculah kerusakan sel.

Meski begitu, beberapa orang yang mengonsumsi suplemen zat besi untuk kondisi telangiectasia haemorrhagic, sebuah kelainan bawaan pada pembuluh darah melaporkan mengalami hidung mimisan yang lebih sering setelah minum obat tersebut.

Lantas, bagaimana caranya agar tidak mendapatkan efek samping tersebut? Caranya mudah. Jika Anda tidak sedang hamil, perdarahan menstruasi yang parah, atau gejala anemia lainnya, pastikan Anda mendapatkan asupan zat besi, folat, vitamin B12 dan nutrisi lainnya yang terkandung dalam makanan penambah darah yang sifatnya alami.

Leave a Reply