Sholat Harus Menghadap Mekah, Kenapa?

Setiap kali kita melakukan sholat, minimal lima waktu dalam sehari, kita selalu
menghadap kiblat, kiblat orang Islam adalah ke arah Ka’bah (Mekah). Namun, pernahkah
kita bertanya, kenapa kiblat umat Muslim itu Ka’bah?

Menjawab pertanyaan ini kita harus menoleh jauh ke masa silam, masa jauh sebelum
manusia diciptakan di atas bumi. Sebagaimana Allah menjelaskan dalam Al-Quran, bahwa
Allah mengutus malaikat membangun tempat ibadah pertama manusia.

“Sesungguhnya rumah yang mula-mula dibangun untuk manusia, ialah Baitullah yang
di Bakkah (Mekkah) yang diberkahi dan menjadi petunjuk bagi semua manusia.”. (QS. Ali
Imran : 96).

Dikisahkan pada zaman Nabi Nuh, ka’bah tenggelam karena azab yang melanda umat
Nabi Nuh. Hingga kemudian hari Nabi Ibrahim beserta istri dan anaknya pergi ke sebuah
lembah gersang, dan menemukan pondasi Ka’bah, kemudian membangunnya kembali.
Kemudian difungsikan sebagai tempat ibadah.

“Dan telah Kami perintahkan kepada Ibrahim dan Ismail: "Bersihkanlah rumah-Ku
untuk orang-orang yang thawaf, yang i'tikaf, yang ruku' dan yang sujud". (QS. Al-Baqarah:
125)

Jadi untuk mengetahui kenapa Ka’bah sebagai kiblat umat Islam, kita harus melihat
jauh kebelakang. Beberapa alasan di atas kiranya dapat menjawab pertanyaan seputar itu. Hal
yang mengejutkan dari sebuah hasil penelitian bahwa ka’bah mengeluarkan radiasi yang tak
berujung. Ilmuan muslim menghubungkan radiasi tersebut antara ka’bah di bumi dan ka’bah
di dunia akhirat kelak. Wallahu a’lam

Leave a Reply