Tidur 300 Tahun Karena Keimanan

Tidur 300 Tahun Karena Keimanan

Dikisahkan, Dikyanus meupakan seorang raja yang sangat kejam kepada rakyat. Siapapun yang menentang, maka tidak akan diizinkan melihat matahari keesokan harinya, dibunuh. Pada saat itu 7 orang pemuda yang taat kepada Allah dipanggil untuk menghadap raja, mereka ditawari kedudukan, harta yang melimpah, serta wanita yang cantik, dengan syarat 7 pemuda tersebut mau menanggalkan keimannya.

Sebab keimanan yang kuat, lantas 7 pemuda tesebut menolak tawaran raja dengan tegas. Raja yang marah mengancam mereka, jika dalam beberapa hari mereka tidak mengubah keyakinan, maka hukuman mati akan dijatuhkan. Mereka memang pemuda yang tidak pernah takut pada makhluk selain Allah. Bagi mereka lebih baik mati dari pada menyekutukan Allah.

Mereka betujuh orang bersepakat untuk bersembunyi pada sebuah tempat. Mereka berangkat membawa anjing sebagai penunjuk jalan. Lama berjalan akhirnya mereka menemukan sebuah gua untuk bersembunyi. Kemudian mereka tertidur sementara anjing penjaga menunggu di luar.

Zamanpun berganti, tak terasa lebih dari tigaratus tahun mereka tertidur. Kerajaan yang dipimpin raja yang kejam telah berubah menjadi tempat yang lebih damai untuk rakyat. Ketika mereka bangun, mereka bertanya satu sama lain tentang berapa lama mereka tertidur. Ada yang menjawab setengah jam, satu jam, satu setengah jam. Dan akhirnya mereka sadar telah tertidur lebih dari tigaratus tahun dengan melihat apa-apa yang telah terjadi dengan daerah mereka.

 

Leave a Comment