Turbulensi, Amankah?

Setelah ditemukannya pesawat, manusia mendapatkan alternatif lain untuk melakukan perjalanan. Pesawat mampu memangkas waktu perjalanan semaksimal mungkin, sehingga waktu yang tadinya habis kita gunakan untuk melakukan perjalanan, bisa digunakan untuk hal lain.

Kekurangan dan kelebihan tentu saja terdapat pada moda transportasi yang kita pilih, jika pesawat memiliki keuntungan pemangkasan waktu yang maksimal dalam melakukan perjalanan, maka kekurangan dari moda tranportasi ini ialah turbulensi. Turbulensi dapat dijelaskan sebagai perubahan kecepatan aliran udara dengan gerakan tidak beraturan akibat berbedaan tekanan atau temperatur, akibatnya terjadi guncangan pada tubuh pesawat.

Secara sederhana turbulensi dapat kita simulasikan ketika kita menaiki sebuah mobil, lantas salah satu ban mobil masuk kedalam lubang yang menghasilkan guncangan kepada penumpangnya. Penyebab guncangan yang terjadi pada pesawat sebenarnya dipengaruhi oleh banyak hal, temperatur udara yang berubah, berumbahnya arah angin, pergerakan awan, dan peralihan musim.

Guncangan yang terjadi pada pesawat inilah yang kemudian dianggap oleh banyak orang sebagai penyebab jatuhnya peawat terbang. Namun, pada kenyataanya pesawat sudah dirancang untuk menghadapi guncangan tersebut. Kita tidak perlu cemas, guncangan merupakan fenomena uum dan wajar dalam dunia penerbangan.

Leave a Reply