Upaya Pencurian Jasad Rasulullah

Upaya Pencurian Jasad Rasulullah

Setiap harinya banyak orang Islam siih berganti mendatangi makam Rasulullah guna
berziarah atau berdoa di depan makam beliau. Ketika dinasti Abbassiyah, ada penguasa
Eropa yang tidak beragama Islam berupaya mencuri jasad Rasulullah. Penguasa tersebut
mengirim dua orang pada musim haji, utusan tersebut menyamar sebagai jamaah haji yang
berasal dari Andalusia dengan menggunakan pakaian khas Maroko.

Dua orang utusan tersebut membuat lubang sampai dengan makam Rasulullah dari
tempat mereka menginap. Namun, rencana mereka digagalkan Sultan Nuruddin yang
mendapatkan mimpi berkali-kali tentang dua orang utusan pemimpin Eropa yang hendak
mencuri jasad Rasulullah.

Sultan berangkat dari Damaskus menuju Madinah dengan bekal yang banyak.
Sesampainya di Madinah, Sultan mengumpulkan penduduk Madinah, tak ia jumpai orang
yang terdapat dalam mimpinya. Sultan terus mencari hingga akhirnya ia terkejud bertemu
dengan dua orang yang sangat mirip dengan yang ada dalam mimpinya. Pada akhirnya atas
izin Allah, Sultan menemukan lubang dari penginapan kedua orang tersebut. Mereka
akhirnya dihukum penggal kepala, dan lubang tersebut ditutup dengan timah.

Leave a Comment